Modul Inventori
Manajemen stok, penerimaan barang, Just In/Out, Stock Opname, Barcode Scanner, dan RFID UHF
Overview Fitur
1. Manajemen Stok: Pantau stok real-time per cabang.
2. Penerimaan Barang: Dari Purchase (Receipt) dan Production (Receipt).
3. Just In / Just Out: Penyesuaian stok langsung tanpa transaksi PO/SO.
4. Stock Opname: Rekonsiliasi stok fisik vs sistem dengan workflow approval.
5. Transaction Logging: Setiap pergerakan stok tercatat (IN/OUT) untuk audit trail.
6. Integrasi Akuntansi: Jurnal akuntansi otomatis untuk setiap penyesuaian.
7. Barcode Scanner: Scan barcode untuk identifikasi barang cepat.
8. RFID Scanner: Dukungan scan RFID untuk proses identifikasi stok lebih cepat.
---
Alur Pergerakan Stok
---
Alur Stock Opname
---
Just In / Just Out
Fitur untuk penyesuaian stok langsung. Penggunaan:
- Just In: Input stok awal, barang bonus, koreksi tambah.
- Just Out: Barang hilang/rusak, sampel/hadiah, koreksi kurang.
---
Barcode Scanner
Barcode digunakan untuk mengidentifikasi satu item dalam satu kali pemindaian.
1. Buka menu Inventory > Scanner atau /scanner.
2. Pilih metode Barcode.
3. Scan barcode menggunakan kamera atau scanner.
4. Periksa nama item dan informasi stok yang ditampilkan.
5. Untuk batch processing, scan beberapa item lalu klik Proses.
---
RFID UHF untuk Inventory
RFID UHF membantu tim gudang membaca beberapa tag dalam satu proses pemindaian tanpa harus mengarahkan scanner ke setiap barcode. Fitur ini dapat digunakan untuk identifikasi item, stock opname berbasis RFID, dan pelacakan barang sesuai konfigurasi inventory perusahaan.
Kemampuan RFID
| Kemampuan | Penggunaan |
|---|---|
| Registrasi tag | Menghubungkan identitas tag RFID UHF dengan item inventory |
| Mobile RFID scanning | Memindai tag langsung di area rak atau gudang |
| Mass scanning | Membaca banyak tag dalam satu sesi pemindaian |
| Stock opname RFID | Membandingkan hasil scan fisik dengan stok sistem |
| Item tracking | Membantu identifikasi item dan penelusuran lokasi atau pergerakannya |
Alur Penggunaan RFID
Langkah Stock Opname dengan RFID
1. Buat sesi Stock Opname dan pilih gudang atau lokasi yang akan diperiksa.
2. Pilih metode RFID UHF pada scanner inventory.
3. Lakukan mobile scanning di setiap area rak. Sistem mengumpulkan tag yang terbaca dalam sesi tersebut.
4. Periksa tag yang belum terdaftar, terbaca ganda, atau tidak sesuai dengan lokasi yang dipilih.
5. Selesaikan sesi scan untuk membandingkan jumlah fisik dengan stok pada sistem.
6. Tinjau item yang sesuai, kurang, atau lebih sebelum menyimpan hasil sebagai draft.
7. Ajukan hasil stock opname untuk approval. Penyesuaian stok dilakukan setelah hasil disetujui.
Registrasi dan Identifikasi Tag
- Gunakan identitas tag yang unik untuk mencegah satu tag terhubung ke lebih dari satu item.
- Cocokkan tag dengan kode dan nama item sebelum registrasi disimpan.
- Tag yang belum dikenal harus ditandai untuk diperiksa, bukan langsung mengubah stok.
- Untuk kebutuhan tracking, lakukan scan pada titik proses yang ditentukan agar histori pergerakan tetap konsisten.
---
FAQ
Q: Bagaimana cara menambah stok awal item baru?
A: Gunakan fitur Just In di menu Inventory.
Q: Apakah stok otomatis berkurang saat sales?
A: Ya, saat status sales berubah ke Delivered.
Q: Apakah Inventory mendukung RFID?
A: Ya. Pada konfigurasi RFID, sistem mendukung RFID UHF untuk registrasi tag, mobile scanning, mass scanning, stock opname, dan identifikasi item.
Q: Apakah hasil RFID langsung mengubah stok?
A: Tidak untuk stock opname. Hasil scan dibandingkan lebih dahulu dengan stok sistem, ditinjau, disimpan sebagai draft, lalu diproses setelah approval.
Q: Apa yang terjadi jika tag RFID belum terdaftar?
A: Tag perlu diperiksa dan dihubungkan dengan item yang benar sebelum digunakan sebagai dasar proses inventory.
Q: Berapa sering harus stock opname?
A: Frekuensi stock opname dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pergerakan stok perusahaan.